header - LPK Prisma Pangkalan Bun

LPK Prisma Pangkalan Bun Buka Jurusan Baru

LPK Prisma Pangkalan Bun pada 2021 ini membuka jurusan baru. Jurusan baru yang dimaksud yakni Teknik Otomotif Sepeda Motor, Teknik Listrik & Las, Desain Arsitektur, dan Teknik Komputer & Handphone. Dengan begitu, mulai 2021 ini, LPK Prisma memiliki 8 jurusan, yaitu :

  1. Teknik Informatika
  2. Administrasi perkantoran
  3. Administrasi Keuangan dan Perpajakan
  4. Digital Bisnis
  5. Teknik Otomotif Sepeda Motor
  6. Teknik Listrik dan Las
  7. Desain Arsitektur
  8. Teknik Komputer & Handphone

Harapannya, program baru ini bisa memberikan solusi bagi lulusan SMA sederajat untuk membekali diri dengan ketrampilan sesuai minat bakatnya sehingga setelah lulus dari LPK Prisma siap menjadi professional muda baik sebagai wirausahawan maupun sebagai karyawan. Karena tujuan LPK Prisma tidak hanya menyiapkan sumber daya manusia (SDM) sebagai karyawan, namun juga menyiapkan anak didik untuk menjadi seorang wirausahawan.
Meskipun jurusan baru, peserta didik disiapkan untuk siap bersaing dan mampu beradaptasi dengan dunia kerja. Untuk itu, mayoritas instruktur di LPK Prisma merupakan praktisi di bidangnya. Kurikulum di LPK Prisma juga selalu berubah mengikuti permintaan industri. Misalnya saja, dua tahun lalu untuk jurusan administrasi perkantoran tidak ada materi akutansi, tetapi karena untuk memenuhi kebutuhan industry, jurusan administrasi perkantoran juga mendapatkan pengenalan pajak. Begitui pula dengan jurusan-jurusan lain yang selalu berubah mengikuti perkembangan. Meskipun kurikulum berubah-berubah tetap tidak menghilangkan kekhasan dari setiap jurusan.

Magang
Pandemi covid-19 memang belum berlalu. Namun, LPK Prisma Pangkalan Bun terus mengupayakan peserta didik untuk menjalani proses magang. Magang merupakan proses yang harus dilalui peserta didik untuk mematangkan diri siap terjun ke dunia kerja. Sebelum benar-benar bekerja, peserta didik mendapatkan gambaran tentang dunia kerja yang akan dilakoninya. Saat proses magang itulah, harapannya peserta didik dapat mengukur kemampuan yang dimiliki.
Selain mengukur kemampuan, saat magang tersebut juga merupakan kesempatan bagi peserta didik untuk unjuk kemampuan di lokasi magang. Dengan harapan, ketika ada posisi yang kosong dan perusahaan lokasi magang membuka rekrutment, bisa diisi oleh peserta didik magang. Memang, tidak jarang peserta didik mendapatkan pekerjaan di lokasi magang.
Pada masa pendemi ini, sebelum memagangkan peserta didik, LPK Prisma Pangkalan Bun meminta persetujuan orang tua. LPK Prisma Pangkalan Bun juga tidak bisa memaksakan peserta didik magang apabila tidak mendapatkan persetujuan orangtua. Ini perlu dilakukan apalagi di masa pendemi Covid-19.

Berbagi ♥

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *