Tips Mengetik 10 Jari

Tips Mengetik 10 Jari

Setiap orang tentunya mampu mengetik, namun terkadang masing-masing orang tidak menggunakan 10 jari tangan mereka dalam mengetik, ada sebagian yang hanya menggunakan jari tengah, manis dan kelingking. Lebih parahnya lagi ada istilah mengetik 11 jari. Menggambarkan proses mengetik yang hanya mengandalkan dua jari telunjuk kiri dan kanan.

Padahal dalam ilmu tata cara mengetik kesepuluh jari tangan memiliki fungsi masing-masing. Mengapa demikian? Karena mengetik menggunakan 10 jari lebih efektif ketimbang hanya menggunakan sebagian jari tangan. Dan dengan mengetik 10 jari waktu penyelesaian suatu pekerjaan tentunya akan lebih cepat selesai. Apalagi jika bidang perkerjaan yang digeluti berkaitan erat dengan komputer. Seperti halnya seorang penulis, mahasiswa yang tengah menyusun laporan tugas akhir, dan lain-lain.

Namun sayangnya tidak semua orang menguasai skill ini. Orang-orang yang berkecimpung di bidang pekerjaan komputer pun masih banyak yang kemampuan mengetiknya di bawah standar. Artinya mereka tidak benar-benar memfungsikan kesepuluh jarinya untuk mengetik.

Tak ubahnya seperti skill lain pada umumnya, cara mengetik 10 jari juga sebenarnya bisa saja dikuasai oleh siapa saja, asalkan orangnya mau berlatih. Praktik, praktik dan praktik.

Maka dari itu, kali ini penulis akan membagikan tips mengetik 10 jari :

1. Ketahui Posisi Duduk yang Baik Saat Mengetik 10 Jari

Sebelum memulai mengetik, pastikan posisi duduk benar, dengan posisi tubuh yang disarankan adalah duduk tegak dengan pandangan lurus ke arah layar. Selain akan menghasilkan performa mengetik yang baik, secara kesehatan posisi ini dinilai paling bagus. Karena jika posisi duduk salah maka akan mengakibatkan tubuh cepat lelah.

2. Ingat Penempatan Posisi Jari pada Keyboard

Setelah posisi duduk kita benar maka selanjutnya kita harus mengetahui letak dan penempatan setiap jari tangan pada keyboard. Jadi kesemua jari dari kelingking tangan kiri hingga kelingking tangan kanan memiliki fungsi dan peranan masing-masing dalam mengetik.

Pada setiap keyboard memiliki kunci utama penempatan posisi letak jari, ada dua tuts huruf yang berbeda dengan tuts huruf lainnya. Kedua huruf tersebut adalah F dan J, perbedaannya pada adanya sedikit guratan/benjolan pada tuts huruf F dan J. Tujuannya adalah untuk memberikan patokan penempatan posisi/letak jari pada keyboard. Keduanya adalah patokan jari telunjuk, huruf F untuk telunjuk kiri dan huruf J untuk telunjuk kanan. Dengan berpatokan dengan huruf F dan J maka akan memudahkan jari untuk kembali ke posisi utama pada keyboard.

Adapun tugas dan bagian jari tangan kiri :

  • Ibu Jari : spasi.
  • Telunjuk : R,F,V,T,G,B, tombol angka 4 dan 5,
  • Jari Tengah : E,D,C, angka 3,
  • Jari Manis : W,S,X, angka 2,
  • Kelingking : Q,A,Z, 1, Capslock, shift, tab, ctrl dan lainnya,

Tugas dan bagian jari tangan kanan :

  • Ibu Jari : spasi.
  • Telunjuk : Y,H,N,U,J,M, angka 6 dan 7,
  • Jari Tengah : I,K, comma (,), simbol lebih kecil (<), angka 8,
  • Jari Manis : O,L, titik(.), angka 9,
  • Kelingking : P, titik koma (;), garis miring (/), dan lainnya.

3. Menggunakan Teks Latihan

Setelah mengetahui penempatan posisi dan letak jari yang benar pada keyboard, maka lakukanlah praktik, kalian bisa menggunakan teks dari buku modul untuk di coba diketik ulang dengan memperhatikan posisi penggunaan jari yang benar.

4. Gunakan Software atau Game Mengetik 10 Jari

Setelah berlatih dengan mengetik ulang teks latihan, untuk lebih menambah motivasi diri dalam belajar mengetik 10 jari kalian bisa menggunakan software ataupun game mengetik 10 jari yang tentunya akan menambah semangat untuk belajar mengetik 10 jari. Beberapa software yang dapat digunakan untuk melatih mengetik 10 jari yaitu Rapid Typing danTyperacer Indonesia, dan ada juga situs online yang banyak digunakan orang untuk melatih kecepatan mengetik yaitu 10fastfinger.com.

Nah, itulah tadi uraian tips mengetik 10 jari yang bisa kalian praktekan masing-maisng. Selamat berlatih mengetik menggunakan 10 jari.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.